Alasan Memilih Topik Gempa Bumi
Indonesia merupakan negara yang memiliki titik gempa terbanyak di dunia, mencapai 129 titik. Selain itu, Indonesia merupakan negara rawan gempa terbesar di dunia yang dapat menimbulkan gelombang tsunami
Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng atau kulit bumi aktif, yaitu lempeng Indo Australia dibagian Selatan, lempeng Euro Asia dibagian Utara dan lempeng Pasifik di bagian Timur. Ketiga lempeng tersebut bergerak dan saling bertumbukan sehingga Lempeng Indo Australia menunjam ke bawah Lempeng Euro Asia.
Penunjaman Lempeng Indo Australia yang bergerak ke utara dengan Lempeng Euro Asia yang bergerak ke selatan menimbulkan jalur gempa bumi dan rangkaian gunung aktif sepanjang Sumatera, Jawa, dan Bali, Nusatengara, belok ke utara ke Maluku dan Sulawesi Utara, sejajar dengan jalur penunjaman kedua lempeng.
Daerah rawan gempa bumi di Indonesia tersebar pada daerah yang terletak dekat zona penunjaman maupun sesar aktif. Daerah* yang terletak dekat zona penunjaman adalah pantai Barat Sumatera, pantai Selatan Jawa, pantai Selatan Bali dan Nusa Tenggara, kepulauan Maluku, Maluku Utara, pantai Utara dan Timur Sulawesi dan pantai Utara Papua. Sedangkan daerah di Indonesia yang terletak dekat zona sesar aktif adalah daerah sepanjang Bukit Barisan di pulau Sumatera, Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Pulau Papua. Beberapa sesar aktif yang telah dikenal di Indonesia antara lain adalah sesar Sumatera, Cimandiri, Lembang, Baribis, Daerah Banten, Bali , Nusa Tenggara, Kepulauan Maluku, dan sistem sesar aktif lainya yang belum terungkap.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar